[close]

SELAMAT DATANG DI BLOG GOLDEN INFO

Blog ini dibuat untuk memberikan informasi kepada pengunjung blog "GOLDEN INFO"

Rabu, 02 Desember 2009

JENIS-JENIS IMUNISASI


JENIS-JENIS IMUNISASI


A. Imunisasi BCG

Kapan ?
Diberikan pada bayi sebelum berusia 2 bulan, bila diberikan pada umur lebih dari 3 bulan, sebaiknya dilakukan uji Tuberculin terlebih dahulu.

Manfaatnya ?
Mendapatkan kekebalan terhadap penyakit TBC

Caranya ?
Diberikan lewat suntikan dibawah kulit tangan

Reaksinya ?
Dua minggu setelah imunisasi, timbul bisul kecil yang semakin membesar kemudian akan menyembuh perlahan dan meninggalkan jaringan parut. Bila luka mengeluarkan cairan yang banyak segera konsultasikan ke dokter.


B. Imunisasi DPT

Kapan ?
Diberikan 3 kali sejak umur 2 bulan ( Tidak boleh diberikan dibawah usia 6 minggu ), dengan interval / jarak 4-6 minggu. Bila sudah mendapat lengkap 3 kali imunisasi, akan memberi kekebalan selama 1-3 tahun.

Manfaatnya?
Mendapat kekebalan terhadap penyakit Difteri, Partusis ( Batuk rejan ) dan Tetanus.

Caranya?
Disuntikkan pada lengan atau paha bayi

Reaksinya?
Segera setelah di imunisasi anak menjadi demam, rewel dan didaerah suntikan timbul kemerahan, nyeri dan pembekakan, namun akan hilang dalam dua hari. Dianjurkan untuk memberikan minum lebih banyak (ASI atau susu Formula ), jika demam pakailah pakaian tipis, bekas suntikan boleh dikompres air dingin, jika reaksi memberat, bawalah bayi atau anak ke dokter.

Jenisnya?
Ada dua yaitu DaPT dan DPT, DaPT (dengan menghilangkan banyak bagian racun yang ada didalam seluruh sel Bordetella Pertussis / Non seluler) memberikan reaksi lokal dan demam yang lebih ringan dibanding dengan DPT.

C. POLIO

Kapan?
Polio Oral diberikan pada bayi baru lahir sebagai dosis awal, kemudian diteruskan dengan Imunisasi dasar mulai 2-3 bulan.

Manfaatnya?
Untuk mencegah penyakit Poliomyelitis ( kelumpuhan pada badan bagian bawah / kaki )

Caranya?
Diberikan secara Oral, lewat mulut dengan cara diteteskan.

Reaksinya?
Sangat jarang terjadi reaksi, oleh karena itu tidak perlu tindakan apapun.


D. CAMPAK

Kapan?
Diberikan pada umur 9 bulan.

Manfaatnya?
Untuk pencegahan penyakit suntikan.

Reaksinya?
Rasa tidak nyaman di bekas penyuntikan, selain itu selama 5-12 hari setelah penyuntikkan dapat timbul demam atau kulit kemerahan. Dianjurkan untuk memberikan minum lebih banyak ( ASI atau susu Formula )


E. HIB ( Haemophilus Influenza Tipe b )

Kapan?
Diberikan sejak umur 2 bulan dan merupakan vaksin yang dianjurkan, bukan yang diwajibkan.

Manfaatnya?
Pencegahan terhadap penyakit Meningitis dan Pneumonia.

Caranya?
Diberikan lewat suntikan.

F. MMR ( Meales, Mumps, Rubella )

Kapan?
Diberikan pada anak berusia 12 bulan.

Reaksinya?
5-12 hari setelah Imunisasi dapat timbul demam.

Manfaatnya?
Pencegahan terhadap penyakit campak, gondong dan campak jerman.


G. Hepatitis B

Kapan?
Diberikan segera setelah lahir, minimal diberikan 3 kali dengan jadwal yang dianjurkan adalah usia 0, 1, dan 6 bulan karena pada usia tersebut respon antibody paling optimal.

Manfaatnya?
Untuk pencegahan penyakit Hepatitis B.

Caranya?
Bisa lewat cara pasif, yakni dengan cara memberikan bahan yang kaya zat kekebalan dan bisa juga dengan cara aktif yaitu dengan merangsang tubuh untuk menghasilkan sendiri zat kekebalan melalui suntikan bagian paha.

Reaksinya?
Segera setelah Imunisasi dapat timbul demam, dianjurkan untuk memberikan minum lebih banyak ( ASI atau susu Formula ).


H. Varisella

Kapan?
Diberikan pada anak yang sudah besar, usia antara 10-12 tahun

Manfaatnya?
Mencegah penyakit cacar air

Caranya?
Diberikan lewat suntikan


BACA JUGA ARTIKEL :

SYARAT MENJADI DONOR DARAH
TIPS MEMANDIKAN BAYI
FAKTOR-FAKTOR PERKEMBANGAN BAYI




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to updates

Mengenai Saya

Foto saya
Saya tamatan Universitas Andalas - Padang Angkatan 1990, Jurusan Akuntansi. SMA 6 Pekanbaru angkatan 1987.

Pengikut