[close]

SELAMAT DATANG DI BLOG GOLDEN INFO

Blog ini dibuat untuk memberikan informasi kepada pengunjung blog "GOLDEN INFO"

Jumat, 12 Februari 2010

SEJARAH DAN TRADISI PERAYAAN IMLEK ( GONG XI FA CAI )


SEJARAH DAN TRADISI PERAYAAN IMLEK ( GONG XI FA CAI )

Perayaan Imlek bagi keturunan Tionghoa di Indonesia masih terasa dirayakan meriah didaerah seperti Bagan Siapi-api ( Riau ), Pematang Siantar ( Sumatera Utara ), dan Singkawang (Kalimantan ).

Sebenarnya ada apa dibalik perayaan Imlek yang selalau dilakukan masyarakat keturunan Tionghoa selama ini ?

KACAMATA TRADISI

Perayaan Imlek dan orang Tionghoa adalah dua hal yang sangat erat kaitannya. Perayaan Imlek sudah menjadi tradisi mendara daging bagi orang Tionghoa sekalipun mereka tersebar di seantero dunia jauh dari tanah leluhurnya di Cina daratan sana.

Perayaan Imlek atau Sin Tjia sebenarnya adalah sebuah perayaan yang dilakukan oleh para petani di Cina yang biasanya jatuh pada tanggal satu di bulan pertama diawal tahun baru. Perayaan ini juga berkaitan dengan pesta para petani untuk menyambut musim semi. Perayaan ini dimulai pada tanggal 30 bulan ke-12 dan berakhir pada tanggal 15 bulan pertama.

Acaranya meliputi sembahyang Imlek, sembahyang kepada Sang Pencipta ,dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari persembahyangan ini adalah sebagai wujud syukur dan doa harapan agar ditahun depan mendapat rezeki lebih banyak, untuk menjamu leluhur, dan sebagai sarana silahturahmi dengan kerabat dan tetangga.

Ada beberapa tradisi yang sudah turun temurun dilakukan oleh kalangan etnis Tionghoa dalam merayakan Imlek. Diantaranya, hidangan Imlek, pakaian baru dan rapi, membakar petasan, saling mengunjungi dan memberi hormat serta tidak ketinggalan memberi angpao.

Makanan yang khas pada tahun baru Imlek adalah kue keranjang atau disebut juga kue Cina, dan ikan bandeng. Biasanya, kue keranjang itu dirimkan kepada kerabat, sahabat dan relasi. Sementara, ikan bandeng digunakan untuk persembahan sembahyang.

Tepat pada hari raya Imlek, biasanya semua orang berpakaian baru dan rapi. Hal ini layaknya hari-hari besar umat lainnya. Anak-anak dan orang-orang yang lebih muda memberi hormat kepada orang-orang tua dengan cara pai-pai atau soja ( mengepalkan kedua tangan sambil digoyang-goyang ke depan dan belakang ). Setelah itu orang-orang tua memberikan angpao tadi. Angpao adalah amplop berwarna merah berisi uang.

Tradisi lainnya adalah tepat pada hari raya Imlek orang membakar petasan atau kembang api. Ini merupakan simbol kegembiraan karena rezekinya “meledak”. Adpula yang memanggil barongsai tanda mengundang rezeki dan meolak bala. Dan mengenai tradisi saling mengunjungi menyambut Imlek ini berlangsung selama 15 hari dan berakhir pada saat perayaan cap go meh ( hari ke-15 stetlah Tahun Baru Imlek ).

KACAMATA SEJARAH

Perayaan Imlek / Yin Li / Anno Confuciani / Teth ( Vietnam ) menurut sejarah secara umum dan kenegaraan, di mulai pada zaman dinasti Han sekitar 206 SM – 220 M, dimana kaisar pertamanya yang bernama Han Wu Di ( keturunan dari Liu Bang yaitu orang yang berhasil menumbangkan dinasti Qin yang tirani 221 SM – 207 SM ).

Han Wu Di merupakan seorang Konfusianis sejati, yang terlalu sejatinya dia sampai-sampai memakai konsep Konfusianiosme dalam menjalankan segenap pemerintahannya, dan ternyata jalan yang diambilnya tidaklah salah sebab dinasti Han lah yang paling sukses dan berhasil dalam sejarah dinasti manapun di Cina. Dinasti Han juga merupakan dinasti terlama dalam peradaban bangsa Cina, bahkan sampai sekarang pun hampir semua orang Cina merasa sangat bangga jika disebut sebagai orang Han.

Perayaan Imlek sebenarnya sudah ada sejak zaman dinasti Xia ( 2100-1600 SM ), dinasti ini didirikan oleh Yu The Great, yang merupakan penyelamat banjir ketika Cina dilanda air bah.

(Sumber : RIAU MANDIRI )


READ THIS ARTICLE :

WHERE IS RIAU LOCATED
VISA POLICY TO INDONESIA
CANDI MUARA TAKUS HISTORY

TRAVELLING KE PEKANBARU
SEJARAH SIAK SRI INDRAPURA
SEJARAH PENDIRIAN MESJID JAMIK TANPA PAKU






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to updates

Mengenai Saya

Foto saya
Saya tamatan Universitas Andalas - Padang Angkatan 1990, Jurusan Akuntansi. SMA 6 Pekanbaru angkatan 1987.

Pengikut